Selasa, 22 Desember 2009

Hidup

Bersinar-Redup-Gelap-Hilang

Hidup bagai lampu…

Tidak selamanya bersinar…

Ada saatnya ia jatuh

Ada waktunya dia kembali pada-NYA

Banyak yang bisa kita dapat dari arti kalimat di atas

èKarena itu manusia tidak dapat hidup sendiri, ia membutuhkan orang lain. Karena disaat ia JATUH dan GELAP, disaat itu pula ia akan memiliki tujuan hidup yang sebenarnya. Semua yang kita dilakukan di dunia bukanlah untuk pribadi tapi lebih kepada orang-orang tercinta dan tersayang. Sungguh menusuk hati jika orang-orang “itu” tidak menerima apapun yang kita lakukan. Ini hanya akan membuat lika dan menjadikan diri tidak berguna.

Sungguh bodoh jika kita berpikir, “Aku akan hidup seperti ini selamanya”.

Kalimat itu hanya akan menunjukkan bahwa kita tidak mampu dan seperti tidak memiliki kesempatan kedua di dunia ini.

Kita hidup untuk berjuang (mencapai kejayaan dunia dan akhirat), seharusnya kita semangat dan berpikir ” apapun yang kulakukan aku bahagia dan bersyukur, semoga ini dapat merubah hidup ku dan orang disekelilingku”.

Selain diri kita sebaiknya orang-orang disekitar juga harus mendukung dan memberi semangat atas apa yang dia lakukan. Karena manusia itu diciptakan untuk saling melengkapi. Maka dari itu setiap orang akan sangat bersemangat jika ia mendapat dorongan dari orang sekitar terutama orang yang ia cintai dan sayangi.

Banyak orang yang melihat dan belajar dari pengalaman ketika ia terjatuh. Hal itu memang sangat bagus tapi pada akhirnya hanya akan membawa penyesalan saja pada diri kita. Karena pasti ada rasa ketidakpuasan tersendiri dan menyalahkan diri sendiri yang hingga pada akhirnya membawa kita kedala gelap.

Lebih baik kita belajar dari kesuksesan, pasti akan sangat semangat untuk membahasnya dan bisa mengembangkan ide-ide yang lain. Tapi tetap harus memiliki tujuan dan batasan. Agar tidak membentuk keserakahan dalam hati kita.

è Semua orang adalah seniman, karena setiap yang dirasakan pasti akan dituangkan dalam bentuk yang memiliki nilai tersendiri seperti puisi, syair lagu, lukisan, cerita, masakan, dan sebagainya. Jangan pernah berkata “saya tidak mampu melakukan itu”. Jika memang tidak mampu lakukanlah hal yang kita bisa, karena masi banyak waktu di dunia yang harus kita isi dengan karya-karya kita, karya yang mungkin berisikan perasaan kita agar orang lain mengerti apa yang kita inginkan. Selama kita bersinar tunjukkan apapun yang kita bisa dan inginkan. Karena disaat kita REDUP dan GELAP kita akan mengerti apa yang harus dirubah, jangan pernah berhenti sampai kita HILANG.

è Batu tidak selamanya keras, Air tidak selamanya mengalir…

Begita juga hati manusia tidak selamanya bersih dan sehat. Setiap manusia pasti memiliki luka. Luka yang tak terobati yang semakin lama semakin dalam sehingga menimbulkan rasa dendam dan trauma tersendiri. Maka dari itu saat seseorang berSINAR janga pernah lupakan orang-orang yang mendukung dan membutuhkan pendapatmu. Karena disaat GELAP mereka akan dengan sukarela menuntun kita untuk kembali bersinar walau pada akhirnya akan HILANG juga. Meski HILANG, akan tetapi apa yang kita lakukan harus mampu membuat kita bersinar dalam hidup dan kenangan mereka.

Tidak selamanya orang tertawa selalu bahagia. Tidak selamanya penghibur selalu terhibur. Tidak selamanya orang ceria itu selalu lucu. Tidak selamanya Musik itu enak didengar. Andai kita tahu bahwa dibalik itu semua sebenarnya terdapat suatu luka yang disembunyikan. Meski aku berkata dan menuangkan semua disini, tapi tetap tidak membuatku merasa “plong”. Tetap ada yang mengganjal. Karena itu aku butuh keluarga dan teman-temanku untuk memberi perhatian walau sedikit, tidak hanya aku yang perhatian pada kalian. Karena ada kalanya seseorang memiliki kejenuhan tingkat tinggi. Kejenuhan yang bisa membuat kita jauh dari orang lain. Jangan saling menyalahkan jika sudah begitu karena sebenarya hal ini terjadi akibat sikap kalian sendiri. Ada kalanya sesorang merasa hati dan hidupnya terbebani disaat kalian tak membantu. Itu wajar, karena sangat mengganggu pikiran dan aktivitas lain yang harusnya ia lakukan. Di saat seperti itu lah waktu yang tepat kalian mendekati untuk saling bicara apa kekurangan masing-masing. Mungkin ini akan membawa kita ke dalam kategori orang yang perhatian padanya. Ada kalanya seseorang merasa tidak dihiraukan meski begitu banyak yang tertawa disekitar kita. Seharusnya saling sadar bahwa setiap orang berbeda waktu saat dia sepi, bahagia, sendiri, sibuk, butuh perhatian, dll. Karena itu orang yang dekat tidak pernah sepenuhnya mengerti semua tentang kita. Kita masih tetap butuh orang lain.

Indah jika apa yang terjadi saat ini terus bersinar………..

semakin bersinar……………

Bahkan tetap bersinar, meski sudah hilang ………

Indah saat kita jatuh… redup…. gelap…..

Namun masih banyak yang peduli dan tetap mencintai dan menyayangi tanpa imbalan apapun………….

Memang serba indah jika dilakukan dengan perasaan, sepenuh hati, dan bersama-sama…

(mungkin ini arti seseorang (keluarga, sahabat, teman, bahkan kekasih) yang sesungguhnya harus dicari)….

0 komentar:

Poskan Komentar