Rabu, 30 Desember 2009


JAKARTA - Investor lokal yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) hanya menguasai sebanyak 33 persen dari total aset saham atau setara dengan Rp373,06 triliun per 28 Desember lalu.

Hal tersebut seperti tercatat dalam The Central Depository and Book Entry Settlement System (C-BEST), yang dilansir dari keterangan tertulis PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), di Jakarta, Rabu (30/12/2009).

Adapun jumlah investor lokal tersebut mengalami kenaikan sebanyak 76 persen dari 2008 yang sebesar Rp211,52 triliun.

Sementara itu, investor asing mendominasi total set saham yang tercatat di C-BEST yakni sebanyak 67 persen atau sebesar Rp762,71 triliun. Jumlah tersebut mengalami kenaikan sebanyak 70 persen dibandingkan data pada 2008 lalu yang sebesar Rp211,52 triliun.

Selain itu, efek saham memberikan kontribusi terbesar pada total aset yang tercatat di C-BEST atau sebesar Rp1.135 triliun. Angka ini tumbuh dari sebelumnya yang sebesar Rp657,70 triliun.

Sementara itu, total aset pada C-BEST terbukukan naik 66 persen, menjadi Rp1,26 triliun pada 28 Desember 2009, dari 2008 lalu sebesar Rp757,62 triliun.

Dari total itu, obligasi korporasi mencapai Rp83,55 triliun atau naik dari tahun lalu Rp70,21 triliun. Komposisi kepemilikan investor lokal pada obligasi korporasi naik 19 persen menjadi Rp80,84 triliun atau 97 persen dari sebelumnya Rp67,49 triliun. Sedangkan, investor asing hanya menguasai Rp2,7 triliun, yakni turun 0,36 persen dari tahun lalu Rp 2,71 triliun.

Efek medium term notes (MTN) bertumbuh menjadi Rp10,49 triliun dari 2008 yang sebesar Rp7,71 triliun. Sedangkan, obligasi pemerintah turun tipis menjadi Rp15,24 triliun, dari sebelumnya Rp15,26 triliun.

Adapun untuk hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) tercatat turun pada 28 Desember 2009 dan hanya mencapai Rp746,75 juta dibandingkan di 2008 lalu sebesar Rp1,82 miliar.
www.okezone.com

0 komentar:

Poskan Komentar