Rabu, 03 Maret 2010

Merk Korporat

KONSEP DASAR MEREK KORPORAT

Merek Korporat bukan sekadar nama, logo, atau tampilan visual perusahaan atau institusi. Tetapi merek korporat memancarkan nilai-nilai dasar (core values) perusahaan karena merupakan cara baru melihat organisasi dengan sejarahnya, filosofi, budaya, refutasi, strategi, dan orang-orang di dalamnya. Secara singkat, merek korporat mencerminkan ikatan antara perusahaan dengan konsumen, karyawan, investor, kalangan media, dan semua pihak terkait (stakeholders) untuk memupuk rasa saling percaya, hubungan yang lebih erat, dan pemahaman yang mendalam.
Ada tiga atribut yang melekat pada merek korporat:
(1) sifat tak berwujud (intangibility),
(2) kompleksitas, dan
(3) tanggung jawab sosial yang melekat.


Kompleksitas merek korporat bertambah rumit dibandingkan dengan merek produk, terutama bila nama perusahaan sama dengan dengan nama produk yang beraneka ragam. Hal ini dikenal dengan istilah merek korporat monolitik. Misalnya, Yamaha sebagai perusahaan juga dipakai sebagai nama merek sepeda motor, piano, gitar, dan sebagainya. Atau juga Sony dengan beragam produk elektronik seperti pesawat televisi, kamera, perangkat audio, dan sebagainya.

MODEL KOMUNIKASI MEREK KORPORAT

Model menyuguhkan model merek korporat yang dikembangkan dari model R. Abratt (1989)mengenai proses corporate image management. Pengembangannya dilakukan oleh Nicholas Ind (1997), penulis buku The Corporate Brand, yang mengulas beberapa hal menarik seperti model komunikasi korporat, membangun citra merek korporat, kiat komunikasi internal untuk memasarkan merek korporat, dan lain-lain.

Model Komunikasi Merek Korporat dari Nicholas Ind sendiri terbagi menjadi empat elemen, yakni identitas korporat, strategi komunikasi, pandangan karyawan mengenai identitas korporat, serta keberadaan produk dan jasa. Keempat elemen itu akan memancarkan citra korporat kepada khalayak atau pihak-pihak terkait (lihat Skema).

PRINSIP STRATEGI KOMUNIKASI MEREK KORPORAT

1.Konsistensi dan kesinambungan jangka panjang.

2. Keunikan (distinctive) yang disertai kreativitas kampanye.

3. Pesan yang secara terfokus menyampaikan ide (single-minded).

CITRA DAN REPUTASI KORPORAT

Reputasi Korporat (corporate reputation) adalah kumpulan citra yang terakumulasi di benak khalayak atau publik. Reputasi korporat mencerminkan persepsi publik mengenai tindakan-tindakan perusahaan yang telah berlalu dan prospek perusahaan di masa mendatang dibandingkan dengan pesaing utamanya.

sumber :

http://dankfsugiana.wordpress.com/2009/02/19/strategi-pemasaran-merek-korporat-pencitraan-produk-oleh-dadang-sugiana/

0 komentar:

Poskan Komentar