Senin, 08 Maret 2010

Industri Ritel


Manajemen biasanya didefinisikan sebagai fungsi manajer, yaitu perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan, dan pengendalian. Jika dapat dikatakan bahwa manajemrn dalam suatu proses . Maka manajemen berarti suatu proses yang menekankan keterlibatan dan aktivitas yang saling terkait untuk mencapai sasaran yang telah ditetapkan.
Manajemen strategi membantu perusahaan untuk perubahan-perubahanyang tidak siap diantisipasi oleh perusahaan dalam kondisi sekarang. Akan sangat terlambat bagi perusahaan untuk menerapkan manajemen strategi ketika perusahaan sudah diambang masalah besar. karena waktu tidak bisa diprediksi dan situasi tidak bisa diperkirakan. Manajemen strategi membantu organisasi mengumpulkan, menganalisis dan mengatur informasi. Mereka melacak tren industri dan kompetitif, mengembangkan model peramalan dan skenario analisis, evaluaisi kinerja perusahaan dan divisi, spot baru peluang besar, ancaman mengidentifikasi bisnis, kreatifdan mengembangkan rencana aksi.
Manajemen strategi memiliki tujuan jangka pendek tonggak organisasi yang harus dicapai untuk mencapai tujuanjangka panjang.
Kasus Industri Ritel
Ritel atau eceran dapat dipahami sebagai semua kegiatan yang terlibat dalam penjualan barang dan jasa secara langsung kepada konsumen akhir untuk penggunaan pribadi dan bukan penggunaan bisnis.
Misi
* Memenuhi kebutuhan pelanggan pada segmen pasar yang dilayani.
* Memenuh target market (sasaran dimana peritel fokus menggarap pasar sasarannya).

Pencitraan
Pecitraan merupakan suatu gambaran (image), dan kesan penghayatan yang menangkap arti bagi seseorang. Dalam ritel seringkali orang-orang beranggapan bahwa ritel hanya menjual produk-produk di toko, padahal ritel juga melibatkan pelayanan jasa layanan antar ke rumah-rumah, tidak semua ritel dilakukan ditoko.
Budaya
Budaya adalah faktor internal yang terpenting meliputi : keyakinan bersama, nilai-nilai hidup yang dianut dan norma-norma pelaku. Dalam ritel menawarkan barang dan jasa dengan manfaat yang berbeda sehingga para konsumen bisa langsung berlangganan untuk memenuhi pembelian dan kebutuhannya yang berbeda. dan tidak memerlukan karyawan yang banyak atau tidak perlu menambah jumlah karyawan karena produktivitas karyawan dilihat dari meningkatkan penjualan yang dilakukan oleh karyawan yang sudah ada tanpa menambah jumlah karyawan.
Nilai perusahaan
# Ritel sangat bagus karena penetrasi* dan ekspansi* pasar menggunakan pendekatan pembukaan toko baru di area pelangan loyal tinggal dan membuka toko dalam dalam rentang waktu jam buka yang panjang. Pedekatan lain dalam penetrasi pasar adalah dengan memajang merchandise untuk meningkatkan salesman menjual barang lain dengan customer loyalnya.
(*market penetration mencakup strategi ritel untuk menggarap pelanggan loyal (existing customer) dengan menggunakan format manajemen ritel terbaru. Dalam strategi ini pelangan loyal diharapkan bisa melakukan repeat order dengan item produk lain yang dijual oleh peritel.) (*Ekspansi pasar mencakup penerapan format ritel terhadap segment pasar yang baru digarap.)

Strategi Manajemen
Strategi ritel menekankan untuk memanfaatkan sumber daya yang ada untuk mencapai tujuan. Strategi ritel meliputi :
- penentuan target pasar
- sifat barang dan jasa yang ditawarkan
- bagaimana ritel memperoleh keuntungan jangka panjang dari pesaingnya.

referensi :
http://www.docstoc.com
http://www.goarticles.com

0 komentar:

Poskan Komentar