Sabtu, 06 Maret 2010


MALANG, KOMPAS.com — Menyusul kematian sejumlah kambing milik salah seorang warga karena diserang anjing pengisap darah membuat situasi Desa Sumbersekar Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, mencekam.

Warga khawatir anjing itu akan menyerang hewan ternak mereka yang lain, seperti anak sapi, atau bahkan anak-anak mereka sendiri ketika bermain di luar rumah saat malam hari.

"Jika benar-benar anjing aneh itu suka mengisap darah bisa jadi anak-anak kami juga diserang hewan yang sama ketika bermain di sawah maupun di kebun," ujar Rita, salah seorang ibu rumah tangga yang akhirnya membatasi anak-anaknya keluar rumah setelah kejadian itu, Kamis (18/2/2010).

Masih simpang siurnya berita tentang penyebab kematian kambing milik warga bernama Surateman memunculkan berbagai kekhawatiran di benak warga.

Apalagi, insiden serupa juga terjadi pada 2009 di mana 42 kambing juga mati diisap darahnya. Apalagi, petugas Polsek Dau ataupun aparat pemerintahan di Kecamatan Dau belum pernah memberikan penjelasan rinci tentang hewan pengisap darah tersebut.

"Tak ada yang bisa memastikan itu makhluk jenis apa. Yang hanya bisa kami lakukan saat ini menggiatkan ronda malam," beber Awi, tetangga Surateman.

0 komentar:

Poskan Komentar