Kamis, 17 Desember 2009

Info Penting

Sarapan Jangan Berlebihan


Memulai hari dengan sarapan merupakan kebiasaan positif. Pasalnya, menu sarapan yang tepat dapat membantu berat badan tetap stabil. Mungkin kita pernah mendengar, sarapan pagi adalah jadwal makan terpenting dalam sehari. Selepas tidur panjang semalaman, tubuh dan otak pasti membutuhkan asupan makanan untuk membangkitkan kembali energi pada pagi hari.

Makanan yang kita santap saat sarapan akan membekali kita dengan energi yang dibutuhkan. Asupan karbohidrat, protein, dan vitamin sepatutnya turut dipertimbangkan, tidak hanya sekedar mengisi perut kosong pada pagi hari dengan aneka macam menu makanan.

Jika anda tak punya cukup waktu untuk menyiapkan menu sarapan, carilah menu sarapan yang praktis, tapi mengandung banyak protein dan karbohidrat kompleks. Sebab, beberapa studi kasus telah menunjukkan bahwa sarapan dengan menu seimbang dapat meningkatkan energi. Selain itu, manfaat sarapan dengan menu seimbang dapat meningkatkan fungsi kognitif, dan dapat mencegah makan berlebihdisepanjang hari.

Nah, bila kita terbiasa sarapan dengan menu makanan berat, Sheknows memberikan beberapa pilihan menu praktis yang memiliki cukup kandungan gizi untuk beraktivitas pada pagi hari. Cobalah memasak omelet,dan membuat sandwich isi. Kita bisa mengisi roti gandum dengan isian sosis, atau menyantapnya dengan omelet.

Sumber : SINDO

Popcorn=Kanker????

Popcorn Pemicu Kanker

Mengunyah popcorn saat menonton bioskop atau dvd di rumah memang sangat asyik. Bukan hanya mata yang dimanjakan dengan suguhan film tapi lidah pun dimanjakan dengan rasa gurih tiap butir popcorn yang dikunyah. Tapi tahukah kita, cemilan ini ternyata berbahaya bagi tubuh kita.

Masalahnya ada pada zat kimia yang bernama asam perfluorooctanoic (PFOA). Zat kimia yang berada pada wadah atau kemasan kertas yang sering kali digunakan untuk pembungkus popcorn. Letak bahayanya, zat kimia ini merupakan bagian dari senyawa yang dapat berdampak pada ketidaksuburan. Hasil ini diperoleh berdasarkan studi yang baru-baru ini diselenggarakan UCLA.

Pada percobaan terhadap hewan, asam perfluorooctanoic menyebabkan terjangkitnya penyakit hati, kanker testis, dan kanker pankreas. Seperti dilansir MSN, penelitian menunjukkan bahwa microwave tempat pembuatan popcorn menyebabkan penguapan bahan kimia pada kemasan yang kemudian berpindah ke dalam popcorn.

“Bahan kima tersebut menetap di dalam selama bertahun-tahun, dan menumpuk di sana,” ujar Naindeko, salah seorang tim peneliti. Inilah salah satu alasan para peneliti khawatir jikalau tingkat kanker pada manusia mendekati jumlah kanker pada hewan percobaan di laboratorium.

Sumber : SINDO

Kamis, 10 Desember 2009

Liburan Datang

Tips

Liburan Hemat

B Rencanakan liburan dengan baik jauh-jauh hari sebelumnya. Maka mulai sekarang, anda bisa menyisihkan sebagian dana untuk berlibur dengan memangkas budget dari kebutuhan lain yang mungkin bisa dipangkas. Dengan dana yang sudah anda rancang, tentukan tempat tujuan wisata sesuai dengan anggaran yang ada.

B Sebelum memutuskan untuk pergi ke sebuah tempat, carilah informasi sebanyak-banyaknya tentang tempat tersebut. Siapa tahu anda bisa mendapatkan transportasi dengan harga promo.

B Persiapkan segala kebutuhan anda selengkap mungkin. Bawalah perlengkapan yang dibutuhkan saat berwisata ke tempat yang anda tuju. Jangan sampai ada barang yang tertinggal dan membuat anda harus membelinya lagi. Karena ini adalah sebuah pemborosan.

B Cermatlah dalam memilih tempat rekreasi. Cari objek wisata yang memang benar-benar unik dan bagus serta merupakan cirri khas tempat tersebut. Hindaripergi ke lokasi wisata yang tidak perlu dan berbiaya tinggi. Kunjungilah hanya tempat yang sudah anda rencanakan.

Sumber : SINDO

ada satu lagi bawa makanan dan minuman yang banyak dari rumah, hehehe

Cerita Serem...

Keturunan Suku Kanibal Minta Maaf

“ Maaf karena kami telah memakan kakek buyut anda, “ ucap salah seorang warga pulau pedalaman, mewakili nenek moyangnya yang telah memakan Pendeta John Williams, 170 tahun silam.

Charles Milner-Williams, 65, tunduk dalam diam ketika menerima permintaan maaf seorang wakil penduduk Pulau Erromango. Ia memang tidak pernah mengenal kakek buyutnya. Namun, selama bertahun-tahun Charles terus saja mendengar cerita mengerikan dibalik tewasnya sang kakek buyut.

Kanibalisme sedang marak di kepulauan Pasifik ketika pendeta John Williams mengunjungi Pulau Erromango, 170 tahun silam. Sebagai misionaris, ia melabuhkan kapal kecilnya di Erromango untuk menyebarkan agama Kristen.

Pada masa itu, Erromango, kini bagian dari Vanuatu, dihuni penduduk asli yang sarat dengan aksi kanibalisme atau memakan manusia. Williams dan rekannya, James Harris, tidak pernah menyangka bahwa mereka akan menemui ajal di pulau ini dengan cara seperti itu.

Kapal Camden yang membawa sejumlah misionaris menepi ke Pantai Erromango. Williams dan Harris lantas menyusuri tepi pantai menuju ke kawasan hunian penduduk asli Erromango. Dapat dibayangkan bagaimana dua orang kulit putih berjalan di tepi pantai danpenduduk asli Erromangoyang melihat dari kejauhan merasa sangat heran.

Selama ini, desa terpencil mereka tisak pernah sekalipun dikunjungi orang asing. Terlebih sejakmereka menyantapdua pria kulit putih yang sedang asyik berbincang sambil menyusuri pantai.

Kapten kapal Camden yang menjadi saksi mata peristiwa mengerikan ini pernah berkisah, penduduk asli Erromango berlari ke arah kedua misionaris. Beberapa penduduk berhasil memukul Harris dengan alat pentung selama beberapa kali. Harris akhirnya meninggal dunia di atas pasir Erromango.

Williams berhasil lari kembali ke pantai namun akhirnya rubuh terkena anak panah penduduk Erromango. Williams pun menemani Harris, menghembuskan nafas terakhir di atas pasir putih.

Beberapa hari kemudian, kapal milik Angkatan Laut (AL) Inggris bertolak menuju pulau Erromango. Pihak AL melakukan investigasi dan menemukan fakta bahwa kedua misionaris telah “dimakan” dalam arti sebenarnya. Penduduk Erromango mengaku telah memakan Williams dan Harris, beberapa saat setelah keduanya tewas.

Kini, belasan decade setelah peristiwa mengerikan menimpa dua missionarris asal Hampshire, keturunan kaum kanibal Erromango menyampaikan permintaan maaf untuk mewakili kebrutalan kakek moyangnya.

Dalam acara khusus ini, Charles menyatakan kesediaanya untuk membantu biaya penyidikan seorang gadis 17 tahun asal Erromango.

“ saya sempat menyangka bahwa perasaan kehilangan yang dalam tidak akan pernah hilang dari kehidupan saya. Ternyata saya dapat keluar dari lingkaran kesedihan. Hanya waktulah yang dapat menyembuhkan luka dan duka ini. “ ujar Charles.

Sumber : Sindo

Sungguh sadiz…. Ternyata di dunia ini masi ada kanibalisme, apa lagi tinggal di satu pulau dan memiliki keturunan banyak.

Sungguh sangat di sayangkan, mmm….jika tidak ada manusia yang tidak sengaja datang ke tempat itu, mereka makan apa ya….????

Apa makan temannya, keluarganya, atau rakyatnya demi bisa hidup.

Apa tidak bisa gitu makan daging sapi, kambing, burung, atau burger, pizza, kenapa harus manusia c…… Oh…Nooooo

Hmmm. Saya berharap di Indonesia tidak ada kanibal, cukup SUMANTO saja, tidak ada sumanto lainnya hehheeee….. (tapi itu dulu sekarang sumanto udah berubah jadi makan nasi kan… hihhih)

;;