Minggu, 01 Januari 2012

Musuh yang paling berbahaya adalah teman terdekat kita, karena dia tau semua tentang kita, sedangkan kita tak pernah tau tentang dia secara mendetail.
Dari 1000 teman yang aku punya, belum tentu ada 1 orang yang benar-benar mengerti aku.
Di dunia ini tak ada teman yang setulus Tuhan.
Tak ada cinta yang sesuci Tuhan.
Dan tak ada hidup sebaik surga.
Bukan aku benci hidupku, namun aku benci karena tak pernah memberi kesempatan pada hidupku untuk benar-benar merasakan apa itu teman, cinta dan takdir.
Aku hanya berjalan tanpa tujuan. Tak ada semangat yang aku pegang, tak ada cinta yang membayangiku. Hanya selembar kertas lusuh tak terbaca.
Terlalu lembut hati ini untuk melukai, Terlalu sepi batin ini untuk mengejarnya, terlalu perih hidup untuk membenci.
Sangat hampa ketika menatapnya.
Tak ada bayangan masa depan.
Tak ada sehelai kehidupan yang menghiasi.
Yang ada hanya mimpi-mimpi tak terjawab,
Mimpi-mimpi tak terselesaikan,
Dan mimpi-mimpi tiada akhir.

Bagai pohon tanpa daun di sana ………………………………………………………………………………………

0 komentar:

Poskan Komentar